Apa Saja Ciri Sakit Kepala Tegang

Sumber: hellosehat.com

Menurut alodokter.com sakit kepala tegang atau tension headache adalah jenis sakit kepala yang rasanya sering digambarkan seperti ada tali yang mengikat kuat pada kepala. Kondisi ini dapat diderita oleh siapa saja dan pada usia berapa saja. sebagian besar sakit kepala tegang tidak terlalu parah. Dilansir dari hellosehat.com sakit kepala tegang atau tension headache adalah rasa nyeri, sesak atau terdapat tekanan di sekitar dahi atau belakang kepala dan leher. Penyakit ini memiliki sensasi seperti tengkorak kepala yang diremas. Apa saja ciri-ciri sakit kepala tegang? Ciri-ciri sakit kepala tegang antara lain adalah munculnya rasa sakit seperti tertekan pada dahi, kedua sisi kepala atau kepala bagian belakang. Rasa sakit terutama timbul saat bangun dari posisi berbaring. Ciri-ciri sakit kepala tegang lainnya adalah rasa sakit terasa sampai ke pelipis, leher bagian belakang atau bahu. Durasi sakit kepala yang timbul bisa berlangsung singkat selama tiga puluh menit atau berjam-jam, dan terjadi sekali atau berulang hingga tiga bulan. Gejala yang dapat muncul berupa nyeri otot, sulit tidur atau mudah terbangun saat tidur, gelisah dan konsentrasi terganggu. 

Apa faktor pemicu sakit kepala tetang atau tension headache? Beberapa faktor yang dapat memicu ketegangan atau kontraksi otot meliputi kurang istirahat atau kelelahan, rasa lapar, aroma tertentu, stres secara fisik maupun kejiwaan dan kurang olahraga. Penyebab dari penyakit ini belum diketauhi secara pasti. Namun kondisi ini timbul diduga terjadi saat otot wajah, kulit dan leher menjadi tegang atau mengalami kontraksi. Sebagian besar orang yang mengalami sakit kepala jenis ini akibat dari stres. Kondisi episodik biasanya dipicu oleh sebuah situasi tegang atau yang menyebabkan stres. 

Beberapa gejala umum yang sering terjadi saat mengalami sakit kepala tegang adalah nyeri ringan hingga sedang atau tekanan di depan, atas sisi kepala. gejala lainnya berupa sakit kepala yang muncul di sore hari, sulit untuk tidur, gampang lelah, cepat marah, dan rasa sakit yang muncul hanya sekali dan terjadi secara terus menerus atau berhari-hari. 

Bagaimana dengan pengobatannya? Pengobatan untuk sakit kepala tegang dapat berupa mengonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit, obat kombinasi yang mengandung aspirin, kafein, acetaminophen dan pengobatan rumah. 

  1. Pengobatan akut

Ini dilakukan untuk mengatasi dengan cara menggunakan obat-obatan. Ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala seperti obat pereda nyeri yang dapat dibeli secara bebas di warung atau apotek. Obatan ini dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Jenisnya termasuk aspirin, ibuprofen dan naproxen. Obat kombinasi dapat digunakan untuk mengobati penyakit ini. Salah satu contohnya adalah memadukan antara aspirin, acetaminophen dan kafein. Obat-obatan kombinasi lebih efektif dibanding obat tunggal dalam mengatasi rasa sakit. 

  1. Obat pencegah

Terdapat obat yang dapat mencegah terjadinya sakit kepala tegang. Biasanya obat ini digunakan untuk mengurangi frekuensi serta tingkat keparahan dari serangan sakit kepala, terlebih sakit kepala yang sudah tergolong kronis. Obat pencegah yang dapat dikonsumsi adalah antridepresan yang merupakan salah satu jenis obat yang dapat dikonsumsi namun memberikan efek samping seperti sembelit, mulut kering dan mudah mengantuk. Obat lainnya yang dapat dikonsumsi adalah obat yang membuat otot rileks seperti topiramate untuk mencegah terjadinya sakit kepala tegang.

Itulah yang dapat kamu ketahui tentang ciri-ciri sakit kepala tegang dan cara pengobatannya. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>